Renyah dan Manisnya Kue Bandros

Kue Bandros-0948Bandros, jajanan tradisional Bandung yang masih tetap bertahan di jaman modern ini. Kue yang terbuat dari tepung beras dan santan ini populer loh di kalangan warga Bandung. Kue renyah nan gurih ini biasanya menjadi pilihan untuk menemani secangkir kopi hangat di sore hari. Kue Bandros memiliki bentuk seperti kue Pukis, hal ini disebabkan karena kue Bandros dimasak dengan menggunakan cetakan yang sama dengan kue Pukis.Kue Bandros ini sebenarnya tersebar di Pulau Jawa loh guys, namun memiliki nama yang berbeda-beda. Contohnya aja di Jakarta, Kue Bandros di sebut Kue Pancong, di daerah Jogjakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur disebut Kue Rangi. Khusus di Bojonegoro di sebut Kue Tratak Jaran dan di Bali disebut Haluman atau Daluman.

Kue-BandrosUntuk cara membuatnya, gampang banget. Kalian cuma butuh tepung beras, kelapa yang tidak terlalu tua dan dikupas kulitnya lalu diparut panjang dan diperas sedikit agar lebih kering. Bahan selanjutnya gara dan santan. Pertama-tama bagi tepung beras menjadi dua, satu bagiannya campur dengan garam dan santan dan kelapa yang sudah diparut. Masak menggunakan api sedang dan aduk-aduk hingga mengental. Angkat dan campurkan dengan tepung beras yang tersisa. Maka jadilah adonan Bandros. Sebelum kalian memasak kue Bandros menggunakan cetakan, jangan lupa untuk diolesi dengan minyak goreng atau margarin, agar adonan tidak lengket. Lamanya waktu memasak kue Bandros sekitar 3-5 menit. Jika kulit terluar Bandros sudah berubah cokklat tandanya sudah matang.

29-3Jika di daerah lain terutama di daerah Jawa Timur, para pedagang Bandros akan menaburkan gula pasir di atas Bandros agar memberikan perpaduan rasa gurih dan manis. Yang spesial dari kue Bandros adalah, terdapat dua rasa Bandros yakni gurih dan manis. Bandros yang gurih dan asin seperti yang sudah dijelaskan di atas akan berwarna putih adonannya, sedangkan Bandros manis warna adonanannya cenderung kuning kecoklatan dan memiliki rasa yang hampir sama dengan kue cubit atau kue pukis. Hal ini karena adonannya yang berbeda, terbuat dari campuran tepung terigu dan telur, juga gula dan pandan.

cropped-20141102-dsc_0750Kedua jenis Bandros ini sama-sama lezat, terutama jika dimakan ketika masih hangat. Namun yang lebih populer dan memiliki rasa yang khas adalah Bandros yang terbuat dari tepung beras. Namun beberapa penjual Bandros sudah memodifikasi Bandros yang mereka jual dengan memberikan toping yang bermacam-macam seperti mesis, keju, susu dan lain-lain. Hal ini dilakukan untuk menarik minat pelanggan dan agar dapat bersaing dengan jajanan lainnya. Biasanya Bandros yang seperti ini disebut Bandros Gaul, karena aneka toping yang mengikuti jaman modern ini. Kalian bisa menemukan Bandros Gaul ini di Jalan Cisangkuy di depan yogurt Cisangkuy.

Biasanya Bandros dijual per rantai atau satu baris loyang, untuk harga per rantainya mulai dari Rp. 7.000 sampai Rp. 10.000 . Kalian juga bisa menemukan Bandros di jalan-jalan Kota Bandung, karena kebanyakan penjual Bandros berkeliling dengan menggunakan gerobak. Untuk traveler yang sedang berlibur ke Bandung, kalian bisa mencari hotel murah Bandung di sini. Selamat menikmati liburan kalian semua 😉

 

 

Referensi :

http://kuliner.panduanwisata.id/indonesia/mengganjal-perut-dengan-kue-bandros/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *