Stone Garden, Primadona Baru Kota Bandung

Panorama-di-Puncak-Bukit-Stone-GardenTak dipungkiri jika kota Bandung memiliki banyak tempat bersejarah. Bukan hanya sejarah ketika masa penjajahan, namun Bandung juga menjadi tempat yang menyimpan catatan sejak masa pra-sejarah. Keindahan peninggalan masa purbakala itu tak kalah indah dan megah dengan bangunan-bangunan megah yang mencerminkan kemewahan Bandung tempo dulu.

Salah satu dari situs purbakala yang ada di Bandung adalah Stone Garden yang berada di daerah Padalarang, tepatnya di Jl. Cinangsi Gunung Masigit. Nama sebenarnya adalah Pasir Pawon, namun karena terdiri dari bebatuan, jadi lebih dikenal dengan nama Stone Garden. Jadi anda tidak perlu jauh-jauh ke Stonehange yang ada di Inggris dan melihat keindahahan bebatuan yang berdiri tegak di atas bukit karena Stone Garden menyediakan itu semua untuk anda. Anda yang menyukai fotografi bisa menemukan banyak spot menarik di sini.

stone gardenKawasan yang kini mulai menjadi geowisata atau wisata ini berada di ketinggian 709 meter di atas permukaan laut dan berada di puncak gunung pawon. Di area seluas 2 hektar ini anda bisa melihat berbagai bebatuan dengan bentuk yang cukup artistik. Meski tidak tertata dengan rapi layaknya Stonehange namun pesona geowisata yang berdampingan dengan gunung Masigit ini tak kalah indahnya. Batu-batu ini tampak begitu alami dengan pemandangan yang menakjubkan. Di bawah Stone Garden, terdapat Goa Pawon yang menjadi rumah manusia purba pada tahun 5600 hingga 9500 tahun yang lalu, yang reviewnya bisa anda baca.

Kembali ke Stone Garden. Anda bisa menjumpai bebatuan yang menyerupai pintu gerbang sehingga dinamakan dengan batu gerbang dan berada di puncak Gunung Pawong. Selain itu ada pula batu mesra yang bentuknya menyerupai orang yang sedang bersandar. Ada pula sebuah batu yang menyerupai binatang koral.

stone gardenPenemuan tersebut menunjukkan bahwa daerah tempat Stone Garden berada sekarang merupakan sebuah kawasan laut dangkal yang jernih sehingga memberikan kenyamanan bagi penduduk laut, seprti binatang koral untuk hidup dengan tenang.

Batu tersebut diperkirakan sebagai koral yang mati dan tertimbun. Namun karena aktivitas alam, laut dangkal ini pun menjadi kembali muncul dan menjadi sebuah daratan. Selain batuan koral, ada pula batuan andesit sebesar buah melon yang menunjukkan bahwa daerah tersebut menjadi semacam tempat pemujaan pada masyaraka megalitikum.

keindahan stone gardenUntuk bisa menikmati keindahan Stone Garden anda harus melakukan hiking karena lokasinya yang berada di puncak gunung. Jadi gunakan sepatu kets ataupun sepatu trekking yang nyamandan berbagai perlengkapan trekking lainnya. Dan jangan lewatkan untuk membawa kamera dan mengabadikan semua keindahan Stone Garden dalam frame anda.

Untuk masuk ke lokasi Stone Garden anda hanya akan dikenai tiket masuk sebesar Rp 5.500 dan parkir antara 2.000 hingga 5.000 rupiah. Cukup murah bukan? Anda juga bisa membeli beberapa makanan dari pedagang yang ada di dekat pintu masuk sebagai bekal dalam perjalanan trekking anda. Untuk penginapan, anda bisa menggunakan beberapa hotel murah di Bandung yang lokasinya tak terlalu jauh dari Stone Garden, seperti:

  • Malaka Hotel
  • Bandung Giri Gahana
  • Puri Khatulistiwa
  • Alqueby Hotel
  • Arlya Hotel

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *