Wisata Romantis di Situ Patenggang Ciwidey

Situ-Patenggang-CiwideySegala macam wisata ada di Kota Kembang ini dan fokus wisata kita ada di Kecamatan Ciwidey. Jika mendengar kata Ciwidey kalian pasti langsung teringat dengan Kawah Putih yang keren dan Bumi Perkemahan Ranca Upas yang menyediakan berbagai fasilitas lengkap, namun kali ini yang akan kita bahas adalah Situ Patenggang yakni sebuah danau indah yang berasal dari sebuah mitos lokal namun romantis. Mau tau seromantis apa? Cek dulu hotel murah di Bandung untuk akomadasi kalian ketika berkunjung ke sini 😉 Situ-PatenggangCiwidey memang memiliki banyak sekali lokasi wisata menarik yang harus kalian kunjungi, ada Kawah Putih yang sempet ramai diperbincangkan di media sosial, ada juga kebun strawberry dan kebun teh, juga beberapa lokasi pemandian air panas. Jika kalian sering berkunjung ke Ciwidey namun belum pernah menyambangi Situ Patenggang berarti kalian harus cepet-cepet datang ke sini 😀 Yang terkenal dari Situ Patenggang adalah mitos yang menceritakan bahwa Situ Patenggang adalah lokasi di satukannya cinta antara Dewi Rengganis dan Ki Santang. Lokasi ini sangat cocok bagi sepasang kekasih yang sedang di mabuk asmara, namun pengunjung yang datang ke sini tidak melulu sepasang kekasih saja. Banyak keluarga yang datang ramai-ramai untuk menikmati indahnya Situ Patenggang. Cerita-lokal-di-Situ-Patenggang-Ciwidey-600x450Berada di ketinggian 1600 mdpl tentu saja membuat hawa di Situ Patenggang sangat sejuk dan menyegarkan. Selain menikmati pemandangan danau yang indah kalian juga akan disuguhkan pemandangan kebun teh yang hijau indah menghampar di bawah Situ Patenggang. Beberapa kegiatan menarik yang bisa kalian lakukan di sini adalah mengelilingi danau dengan perahu angsa, bersepeda air, berpiknik di pinggir danau, memancing juga mengunjungi Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara. situ-patengan-ciwidey5Nah loh apa lagi itu? Jadi dahulu dikisahkan sepasang kekasih yang saling mencintai namun terpisah untuk waktu yang lama. Sepasang kekasih ini adalah Dewi Rengganis dan Ki Santang, saking dalamnya cinta mereka hingga mereka saling mencari satu sama lain dan akhirnya dipertemukan di Situ Patenggang ini. Nah lokasi tepatnya mereka bertemu ini dikenal sebagai Batu Cinta. Lalu Dewi Rengganis meminta untuk dibuatkan sebuah danau agar mereka bisa berlayar bersama. Perahu yang digunakan oleh sepasang kekasih tersebut kini dikenal sebagai Pulau Asmara atau sering juga di sebut Pulau Sasaka yang berbentuk hati dan terletak di tengah-tengah danau. Menggunakan-perahu-untuk-berkeliling-Situ-Patenggang-600x354Mitos inilah yang kemudian mejadi sangat terkenal hingga banyak sekali wisatwan yang datang untuk melihat sendiri seperti apa Pulau Asmara dan Batu Cinta. Berkunjung ke Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara menjadi agenda wajib bagi sepasang kekasih karena diyakini mereka akan mendapatkan cinta sejati yang abadi layaknya Dewi Rengganis dan Ki Santang. Memang sebuah mitos yang menarik, namun jika kalian datang bersama kekasih tercinta diharapkan kalian bisa menjaga kesopanan dengan tidak melakukan kegiatan yangbisa mencoreng nama baik kalian 🙂 Untuk mengelilingi danau ini kalian harus menggunakan perahu yang bisa kalian sewa dengan harga nego. Banyak perahu yang tersedia untuk disewakan, jadi jangan takut kehabisan ya 😉 Untuk keluarga yang ingin berpiknik ria di dekat danau, kalian bisa menyewa tikar hanya dengan seharga Rp.10.000 saja. Praktis kan?   Referensi : initempatwisata

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *